Setelah selesai dengan acara KNMA 2017 pada tanggal 9-10 Oktober Institut Atsiri melanjutkan duwe gawe-nya dengan menyelenggarakan International Conference of Essential Oil (ICEO) 2017 pada tanggal 11-12 Oktober. Jika pada KNMA 2017 acara lebih didominasi oleh para pengusaha di ICEO 2017 ini didominasi oleh para scientist di bidang atsiri. Acara yang diselenggarakan di Hotel Atria ini bertemakan “The Role of Science and Technology in Strengthening Innovation and Sustainability of Supply Chain in Essential Oil“.

Beberapa Keynote Speaker diundang pada ICEO 2017 yaitu, Prof. Nicoletta Ravasio yang merupakan Profesor di National Research Council Italy, CNR ISTM, Prof. Chin Hang Shu yang merupakan Profesor di Department of Chemical and Materials Engineering, National Central University, Taiwan, Prof. Philip Marriott yang merupakan Profesor di Chemistry, Monash University, Australia, dan Dr. Emil Dardak yang merupakan Bupati Trenggalek Indonesia. Juga beberapa Invited Speaker juga diundang pada ICEO 2017 yaitu, Prof. Edy Cahyono dari Universitas Negeri Semarang, Prof. Tatik Wardiyati dari Universitas Brawijaya, Dr. Elvina Dhiaul Iftitah dari Universitas Brawijaya, Dr. Edi Priyo Utomo dari Universitas Brawijaya dan Dr. Bambang Dwi Argo dari Universitas Brawijaya. Acara dilangsungkan di dua tempat pertama di Ballroom untuk Keynote Speech dan di ruang Ivory untuk presentasi Paper.

Sambutan dari Direktur Institut Atsiri

Foto Bersama Peserta ICEO 2017

Tarian Pembuka acara ICEO 2017

Keynote Speech dari Prof. Nicoletta Ravasio

Tanya Jawab Bersama Prof. Nicolleta Ravasio, Prof. Chin Hang Shu dan Prof. Philip Marriott sebagai moderator

Suasana ICEO 2017

Gala Dinner ICEO 2017

Invited Speech dari Dr. Elvina Dhiaul Iftitah

Suasana Presentasi Paper oleh Peserta ICEO 2017