Pada Rabu tanggal 13 September 2017 kemarin, Direktur, Wakil Direktur dan Manager Riset dan Pengembangan mengikuti FGD tentang Kerjasama pembuatan Konsorsium untuk STC di Trenggalek. FGD ini diselenggarakan pada Gedung BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) Lt. 22, Jakarta. Pembicara pada FGD tersebut Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Dr. Ir. Jumain Appe, Msi, Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto, M.Sc., Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek beserta jajaran, Perwakilan dari Martha Tilaar, Divisi Formulasi dan Inovasi Dirjen Penguatan Inovasi, Perwakilan dari BPPT, Direktur BUA UB Prof. Drs. Gugus Irianto, MSA., PhD., Ak., Direktur Hukum dan Advokasi BUA UB Hikmatul Ula, SH., M.Kn dan dari Institut Atsiri sendiri dihadiri oleh Direktur Prof. Dr. Ir. Chandrawati Cahyani, MS., Wakil Direktur Dr. Drs. Warsito, MS. dan Manager Riset dan Pengembangan Dr. Drs. Edi Priyo Utomo, MS.

Suasana FGD pembahasan STC Trenggalek

Dari FGD ini disepakati untuk menyusun program tahun 2018 melalui Program Academic, Business, Government & Community (ABGC). Program bersama ini ditujukan untuk pembangunan STP dan program inovasi berbasis Atsiri di DIlem WIlis, Trenggalek. Pembahasan pematangan program akan dirapatkan pada tanggal 30 September 2017.

BUA dan Institut Atsiri